BAB VII Mengenal Protokoler Server Softswitch

 

Mengenal Protokoler Server Softswitch




    Satu yang diharapkan mampu menjadi solusi dalam teknologi telekomunikasi menuju teknologi jaringan masa depan adalah softswitch. Jaringan softswitch memungkinkan layanan voice call, video, dan data pada satu jaringan broadband yang sama. Softswitch dapat bertugas sebagai salah satu teknologi broadband yang andal dan fleksibel, sehingga dapat memberikan keuntungan terhadap menurunnya biaya infrastruktur dan kemudahan dalam pengembangan layanan telekomunikasi baru.

    Softswitch dapat beroperasi secara bersama jaringan eksisting atau yang telah ada dalam berevolusi menuju jaringan NGN. Softswitch dilakukan dengan menyederhanakan desain jaringan inti kepada arsitektur layer, sehingga setiap elemen yang terdapat di dalamnya dapat berevolusi terhadap elemen lainnya.

A. Protokoler Server Softswitch

        Server softswitch diharapkan mampu memenuhi kebutuhan telekomunikasi di masa depan. Softswitch menghubungkan beberapa jaringan dengan jaringan paket. Jaringan yang dimaksud dapat berupa jaringan PSTN, jaringan internet, TV, dan sebagainya, sehingga jaringan memiliki arsitektur yang terdistribusi. 

1. Softswitch Server Protokoler


a. Pengertian Softswitch




    Softswitch adalah suatu sistem dalam jaringan telekomunikasi yang digunakan untuk menghubungkan beberapa protokol perangkat dan aplikasi yang memungkinkan perangkat-perangkat lain dapat mengakses layanan telekomunikasi atau internet berbasis jaringan IP.
 

b. Komponen-komponen Softswitch


1) Media Gateway Controller (MGC)/Agen Panggilan
    MGC/call agent merupakan elemen utama softswitch yang berfungsi sebagai pengontrol seluruh sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi setiap elemen-elemen jaringan yang lain, serta menjembatani jaringan dengan karakteristik yang berbeda, seperti PSTN, SS7, dan jaringan IP.

2) Gerbang Pensinyalan (SG)
    Signaling gateway (SG) bertugas untuk menciptakan suatu jembatan antara jaringan S$7 dengan jaringan IP di bawah kendali MGC. SG menangani pensinyalan SS7, sementara MGC menangani sirkuit suara yang telah dibangun oleh mekanisme pensinyalan SS7.

3) Gerbang Media (MG)
    Media gateway berfungsi sebagai elemen transport yang digunakan untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch serta mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda, seperti PSTN, PLMN, VOIP H.323, jaringan akses pelanggan, dan sebagainya.

4) Media Server
    Server media berfungsi untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Media server mendukung digital signal processing (DSP), seperti merespon suara. Media akses digunakan oleh jaringan softswitch untuk menjangkau pelanggan.

5) Fitur Server
    Fature server bertugas untuk menyediakan fasilitas atau layanan seperti billing, multi partyconference, dan sebagainya. Feature server menggunakan sumber daya dan layanan yang terkait dengan komponen lain pada softswitch. Contoh : gatekeeper.

6) Sistem Pendukung Operasi (OSS)
    OSS berfungsi untuk mendukung operasi dan pemeliharaan jaringan, seperti manajemen jaringan, provisioning, billing, monitoring, statistik, dan lain-lain.

2. Konsep Kerja Protokoler Server Softswitch




    Softswitch merupakan sebuah sistem telekomunikasi yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan yaitu mampu memberikan layanan triple play sekaligus di mana layanan ini hanya mungkin dilakukan oleh sistem dengan jaringan teknologi berbasis IP.  

    Konsep atau cara kerja softswitch adalah MGC akan bekerja pada call control serta call processing. MGC akan mengontrol panggilan yang masuk untuk mengetahui jenis media penggilan dan tujuannya. Selanjutnya, MGC akan mengirimkan sinyal ke MG untuk melakukan koneksi, baik intrakoneksi jaringan sirkuit ke sirkuit atau paket ke paket maupun interkoneksi jaringan sirkuit ke paket dan sebaliknya. Jika diperlukan, MGC dapat meminta MG melakukan konversi media yang sesuai dengan permintaan, atau langsung meneruskan panggilan jika tidak diperlukan konversi.

    Antara MGC dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protokol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC yang lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyai tertentu. Untuk rangkaian sirkuit. MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket, maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).

    MG hanya akan bekeria sebagai konverter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Pada proses ini, fungsi softswitch sama dengan switch analog dan tidak memberikan layanan yang lain. MG juga dapat bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, di mana softwitch tidak hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan fitur lain, termasuk dial-tone. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.

B. Softswitch Server VoIP



        Salah satu jenis teknologi jaringan yang menggunakan konsep kerja server softswitch adalah teknologi VoIP. VoIP (Voice over Internet Protocol) merupakan teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet.

1. Mengenal VoIP Server Softswitch Pengertian VoIP


a. Pengertian Volp

    VoIP (Voice over Internet Protocol) atau  IP Telephony, Internet Telephony, atau Digital Phone adalah suatu mekanisme teknologi yang memungkinkan terjadinya percakapan (voice) dengan memanfaatkan jaringan internet. 

b.Kebutuhan Perangkat VoIP

1) X-Lite : software yang digunakan sebagai softphone untuk memanggil atau menerima telepon. 
2) IP Phone: sebagai hardphone yang digunakan untuk memanggil atau menerima telepon. 
3) Briker : sebagai sistem operasi VoIP.memungkinkan pengguna untuk membangun sentral telepon sendiri. 
4) Server : sebagai pusat pengolahan data pada jaringan VoIP. 
5) Modem : sebagai koneksi apabila server VoIP berada di jaringan internet.

2. Cara Kerja Softswitch Server VoIP





      Konsep kerja VolP adalah mengubah suara analog yang dihasilkan dari speaker pada PC menjadi paket data digital. Selanjutnya dari PC, paket diteruskan melalui hub/router/modem ADSL yang dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh host tujuan melalui media yang sama. Paket juga dapat melalui media telepon. Paket akan diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan dapat diterima oleh perangkat telepon tujuan. Untuk pengiriman sebuah sinyal ke remote destination dapat dilakukan secara digital yaitu sebelum mengirim data yang sebelumnya berupa sinyal analog diubah menjadi sinyal digital dengan menggunakan ADC(Analog to Digital Converter). Begitu juga dengan VolP, digitalisasi suara dalam bentuk paket data, dikirimkan dan dicantumkan kembali dalam bentuk suara pada penerima host. Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer yang terhubung dengan internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VolP adalah komputer yang terhubung ke internet, mempunyai kartu suara yang dihubungkan dengan speaker dan mikrofon, dengan dukungan perangkat lunak khusus. Kedua pemakai komputer dapat saling terhubung dalam koneksi VolP satu sama lain. Bentuk hubungan tersebut dapat dalam bentuk pertukaran file, suara, maupun gambar. Penekanan utama dalam VolP adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara. Bentuk hubungan tersebut dapat dalam bentuk pertukaran file, suara, maupun gambar. Penekanan utama dalam VolP adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara. Bentuk hubungan tersebut dapat dalam bentuk pertukaran file, suara, maupun gambar. Penekanan utama dalam VolP adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara.

Komentar

Postingan Populer