MENGEVALUASI DATABASE SERVER | ASJ
MENGEVALUASI DATABASE SERVER
ADMINISTRASI SITEM JARINGAN
(ASJ)
ANGGOTA :
1. JONATHAN KENNETH
2. MUHAMAD DAFFA ARRIZA HENDRAWAN
3. RAMADHANI
4. REVAL DEVMUSLIANDRA KUSUMA NI PUTRA RINGGRAT VII
1. Pengertian Database Server?
= Adalah program komputer yang menyediakan layanan data lainnya ke komputer atau program komputer, seperti yang di tetapkan client server.
2. Penyusunan Sistem Basis Data
= Merupakan lingkup terbesar dalam organisasi data. Sistem Basis Data mencakup semua bentuk komponen data yang ada dalam suatu sistem sedangkan basis data merupakan komponen utama yang menyusun sistem basis data.
Berikut susunan basis data : SISTEM BASIS DATA - BASIS DATA-FILE-RECORD-DATA ITEM -BYTE-BIT
Keterangan :
- Bit,merupakan sistem angka biner yang terdiri atas angka 0 dan 1
- Byte,merupakan bagian terkecil ,dapat berupa karakter numerik, huruf, ataupun karakter khusus yang membantu suatu item data/file .1 Byte digunakan untuk mengkodekan 1karakter
- Data item ,mempresentasikan suatu atribud dari suatu record yang menunjukan sutrau item dari data ,
- Misalnya : nama,alamat,kumpulan dari file yang membentuk suatu file
- Record,menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu
- File, terdiri dari record-record yang menggamberkan satu kesatuan data yang sejenis
- Basis Data, sekumpuilan dari berbagi macam-macam tipe record
- Sistem Basis Data, merupakan sekumpulan basis data yang tersusun dari beberapa file.
3. Jenis-Jenis Database Server
= Berikut adalah beberapa software database server beserta penjelasan
-MySQL
Merupakan palikasi pengolah (Dtabase yang bersifat open source, dikembangkan oleh Oracle sebelumnya Sun dan MyQL AB )
-SQlite
Merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source dikembangkan oleh Hipp.
-Microsoft SQL server
Merupakan aplikasi pengolah databse yang dikembangkan oleh Microsoft dan bersifat propietary
-Oracle
Merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat propitary ,dikembangkan oleh Oracle Corporation ,database ini sering digunakan oleh perusahaan besar karaen adatabase ini sangat mahal
-IBM DB2
Merupakan aplikasi pengolah adatabase yang di kembngkan IBM secara propitary DB2 terbagi 3 varian yaitu:DB2, LINUX,WINDOWS
-PostrageSQL atau postgres
Merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source ,di kembangkan oleh PostgresSQL Global Develpmen Group.
-Mongo DB
Merupakan aplikasi pengola database yang bersifat open source dikembangkan oleh 10gen aplikasi ini digunakan MTV network, dan Craigslist
-Web DNA
Merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat freeware ,dikembangkan oleh Web DNA, software Corporation
-Apache Derby
Meupakan aplikasi pengolah databse yang bersifat open source ,dikembnagkan oleh Apache software Foundation
4.Prinsip dan Cara Kerja Database Server
= Cara kerja Database server
Prinsip kerja Database sama dengan almari arsip ,terutama adalah untuk pengaturan data/arsip serta untuk kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data /arsip.
Database bukan hanya sekedar media penyimpanan data secara elektonik ,Artinya tidak semua bentuk penyimpanan elektonik dapat disebut database, Dokumen yang berisi data dalam file teks,file spredsheet, (file yang dibuat pada program pengolah angka ) dan lain sebagainya dapat saja disimpan tetapi hal itu tidak dapat disebut database.
5. Manfaat dan Keunggulan Database Server
= Manfaat ini adalah dapat menemukan kembali data yang dicari dengan mudah dan cepat. Beberapa keunggulan dari manfaat database adalah sebagai berikut:
- Kecepatan dan keunggulan database(speed)
- Efisien ruang penyimpanan(space)
- Ketersediaan (Availability)
- Keakuratan(Accurany)
- Kelengkapan(Completenses)
- Keamanan(Security)
- Kebersamaan pemakai(Sharebility)
6. Penerapan Database Server
= Penerapan Database
- Iventory(Pergudangan)
- Pendidikan
- Rumah sakit
- Perbankan
- Ansuransi
- Industri manufaktur
- Telekomunikasi
Digunakan untuk melakukan pengelolahan data administrasi kabel/data pelanggan,menangani gangguan.
7. Konfigurasi dan Install Database Server MySQL di Debian 8
Pada tahap ini, silahkan login sebagai user root
3. Jika sudah, berikutnya kita akan mengkonfigurasi IP Address pada Linux Debian
2. Seperti sejak awal kita membuat mesin virtual di VirtualBox pada mesin virtual, kita membuat dua interface, yaitu adapter1, dan adapter2.
Pada tahap ini kita akan menjadikan ETH1 / ADAPTER1 sebagai server DHCP
cara nya :
nano /etc/network/interfacesLalu ketikan konfigurasi IP Address seperti dibawah ini.
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.43.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.43.0
broadcast 192.168.43.255
gateway 192.168.43.1
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
broadcast 192.168.10.255
.
Jika sudah, silahkan di save dengan caractrl+x lalu y lalu enteratau cara cepatnyactrl+x y enter
Jika sudah, lakukan restart pada Konfigurasi yang sudah kita buat tadi. dengan cara
/etc/init.d/networking restart
atau
service networking restart
Berikutnya adalah, mengecek konfigurasi IP Address yang sudah kita buat, dengan mengetikan perintah
ifconfig

Pastikan teman-teman sudah melakukan konfigurasi DNS Server dan DHCP Server sebelumnya, jika belum, silahkan cek pada link dibawah ini.
4. Pastikan DHCP Server sudah didapatkan di client, kita dapat mengecek di client menggunakan cmd dengan perintah ifconfig
apt-get install mysql-server mysql-client7. Berikutnya masukkan password untuk mysql server
ulangi password yang sama8. Jika sudah selesai melakukan instalasi Database Server, maka lakukan pengecekan status dengan perintah
/etc/init.d/mysql status9. Jika sudah aktif dan status OK, kita coba sebagai login sebagai client , dengan perintah10. Berikutnya adalah menginstall phpMyAdmin, lakukan dengan perintah
apt-get install phpmyadminsilahkan pilih apache2masukkan password untuk login, usahakan sama dengan yang sebelumnya
ulangi kembali
ada kemungkinan kita akan diminta untuk memasukkan dvd debian binary-2, jika begitu silahkan masukkan saja seperti biasa
8. Konfigurasi dan Install Database Server MySQL di Windows
=
- Pada halaman awal akan tampil MySQL setup wizard. Disini kita langsung klik Next saja.
- Selanjutnya akan muncul License Agreement. License Agreement berisi tentang ijin ijin proses yang nantinya berjalan jika MySQL terinstal. Jika sudah dibaca langsung saja ceklis pada I accept the terms in the License Agreement.
- Pada Setup Type pilih Typical agar program features yang diinstal hanya yang umum digunakan saja. Jika memilih Custom kita akan diminta untuk memilih sendiri program features yang diinstal. Jika memilih Complete semua program features akan diinstal.
- Jika sudah langsung klik Install saja dan tunggu hingga proses nya selesai.
- Jika proses instalasi sudah selesai, langsung kita klik Finish.
- Selanjutnya akan muncul Configuration Wizard. Ini menandakan bahwa disini kita sudah sampai pada tahap konfigurasi Server Database.
- Pada configuration type kita pilih Detailed Configuration agar kita bisa membuat konfigurasi yang optimal.
- Selanjutnya kita akan memilih server type. Disini kita pilih Developer Machine agar MySQL server tidak memakan begitu banyak memori (RAM, Disk, CPU) nantinya.
- Pada database usage kita pilih Multifunctional Database agar server di optimalkan untuk penggunaan transaksi cepat InnoDB engine dan MyISAM engine.
- Lalu kita memilih drive yang akan digunakan untuk penyimpanan InnoDB Tablespace. Jika sudah klik Next.
- Selanjutnya adalah pemilihan jumlah koneksi user terhadap server. Disini saya memilih Decission Support yang berjumlah 20 connection.
- Pada networking option pastikan bahwa port yang digunakan untuk database adalah 3306.
- Selanjutnya adalah pemilihan Character, disini saya memilih Character Standard saja agar tidak bingung sewaktu pengetikan script.
- Pastikan ceklis pada Install as Windows Service sudah ada karena kita melakukan instalasi pada OS Windows. Pada Service Name pilih MySQL.
- Selanjutnya adalah Security Setting, disini kita isikan password untuk login nanti. Disini kita juga bisa membuat Anonymous Account dimana saat login tidak memerlukan password.
- Jika sudah siap langsung klik tombol Execute saja.
- Jika sudah selesai langsung klik tombol Finish.
- Selanjutnya adalah ketikan 'mysql' pada pencarian aplikasi.

- Lalu buka aplikasi terminal MySQL 5.5 Command Line Client.
- Saat aplikasi terbuka kita akan diminta untuk memasukan password, masukan password yang sudah kita buat tadi. Jika password benar maka kita akan masuk ke server MySQL.
- Selanjutnya kita akan melihat daftar database yang sudah ada dengan mengetikan perintah " show databases; ".
MEMBUAT DATABASE BARU
Nah tadi kan sudah selesai instalasi+konfigurasi server MySQL nya. Sekarang kita akan coba untuk membuat dan mengedit database baru.
- Ketikan perintah " create database 'nama database'; ". Jika sudah dibuat kita cek dengan perintah " show databases; " . Ingat jangan lupa tanda ";" di setiap akhir perintah.
- Selanjutnya kita akan mencoba menambahkan table. Kita gunakan perintah "use [nama database];" terlebih dahulu untuk masuk ke konfigurasi database, Lalu ketikan perintah :
Create table [nama table] (
-> [nama kolom 1] char (15) primary key,
-> [nama kolom 2] varchar (20),
-> [nama kolom 3] varchar (25)
-> );
- Lalu ketikan perintah " show tables; " untuk melihat table yang sudah kita buat.
- Ketikan perintah " desc [nama tables]; " untuk melihat kolom yang sudah kita buat pada table tadi.
- Selanjutnya kita coba untuk menambahkan kolom baru pada table. Ketikan perintah "alter table [nama table]" lalu ketikan lagi " add [nama kolom baru] varchar (35) after [nama kolom diatasnya]; ". Jika kurang paham bisa lihat digambar.
- Lalu kita cek apakah kolom baru sudah dibuat dengan mengetikan perintah " desc [nama table]; "
- Jika tadi menambahkan kolom, sekarang kita akan mencoba menghapus kolom. Ketikan perintah " alter table [nama table] drop [nama kolom]; ". Jika kurang paham bisa dilihat di gambar.
- Selanjutnya kita akan menambahkan isi pada table yang sudah kita buat tadi dengan perintah :
insert into [nama table];
-> ([nama kolom1], [nama kolom2], [nama kolom3])
-> value
-> ([isi kolom1], [isi kolom2], [isi kolom3])
-> ;
- Jika sudah, kita cek dengan perintah " select *from [nama table]; ".
BACKUP & RESTORE DATABASE MELALUI CLI
Backup & Restore berbasis CLI ini menggunakan fitur mysqldump yang telah disediakan oleh MySQL. Sebenarnya ada juga Backup & Restore dengan basis GUI menggunakan phpmyadmin, tapi karena keterbatasan mood & niat mungkin tutorialnya akan saya share lain kali saja hehe...
- Kita akan meremote MySQL menggunakan CommandPrompt, jadi klik tombol CTRL+R untuk membuka Run dan ketikan cmd untuk membuka CommandPrompt.
- Jika sudah terbuka, kita menuju direktori bin MySQL dengan perintah " cd C:\Program Files\MySQL\MySQL Server 5.5\bin ".
- Selanjutnya adalah menggunakan fitur mysqldump untuk membackup. Ketikan perintah " mysqldump -u root -p --database [nama database] > [nama backup].sql ". Lalu ketikan password untuk login MySQL.
- Lalu kita cek di direktori bin MySQL. Jika sudah ada file backup nya, berarti backup sudah berhasil.
- Jika sobat ingin membackup semua database sekaligus, sobat bisa gunakan perintah " mysqldump --all-databases -u root -p > [nama backup].sql "
Selanjutnya kita akan mencoba untuk mengedit file backup tadi lalu merestore nya kembali ke MySQL.
- Saya mengedit menggunakan notepad. Disini saya merubah kata SMK 1 menjadi SMKN 1 pada tabel pendidikan.
- Lalu kita Save as, jangan lupa Save as type diubah menjadi All files.
- Kita restore dengan perintah " mysql -u root -p < (nama backup).sql
- Selanjutnya kita login ke MySQL dengan perintah " mysql -u root -p ". Lalu masukan password login MySQL.
- Kita masuk ke database dengan perintah " use [nama database]; ". Lalu ketikan perintah " select *from [nama tabel]; " untuk mengecek database yang kita edit tadi. Jika sudah benar berarti backup & restore kita sudah berhasil.


























































Komentar
Posting Komentar