ADMINISTRASI SITEM JARINGAN | DNS SERVER

DNS SERVER

ADMINISTRASI SISTEM JARINGAN

(ASJ)






1. M Daffa Arriza Hendrawan

2. Jonathan Kenneth

3. Reval Devmusliandra

4. Ramadhani



A. MENGENAL DNS SERVER

1. Pengertian DNS 

        DNS adalah sebuah sistem yang berfungsi menerjemahkan alamat ip ke nama domain atau sebalik nya,dari nama domain ke alamat ip. Host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain nama server yang kemudian dipetakan ke dalam alamat ip oleh DNS.

2. Fungsi DNS

    a. Melakukan identifikasi alamat komputer dalam suatu jaringan
    b. Sebagai penyedia alamat ip bagi tiap host
    c, Melakukan pendataran sever email
    d. Mentranskripsikan nama domain menjadi ip address
    e. Mempermudah user untuk tidak perlu mengingat alamat ip

3. Struktur Database DNS

    Struktur database dapat diibaratkan sebagai struktur tree terbalik, dengan puncaknya berupa root node. Dalam setiap node pada tree, terdapat keterangan spt.org.com.edu. dsb yang relatif terhadap puncak root node. Jika dalam sistem file UNIX puncak hierarki dinotasikan dengan"/", pada DNS dinotasikan  dengan titik.

4. Hierarki pada DNS

a. Root-Level Domain
b. Top-Level Domain
    *GLTD
    *CCLTD
c. Second -Level Domain
d. Third-Level Domain\
e. Host Name

B. Prinsip dan Cara Kerja DNS

1. Cara Kerja DNS

    3 Komponen Pengelola DNS
a. DNS resolver: adalah klien yang merupakan komputer pengguna, pihak yang membuat permintaan DNS dari suatu program aplikasi.
b. Recursive DNS server: adalah pihak yang melakukan pencarian melalui DNS berdasarkan permintaan resolver, kemudian memberikan jawaban pada relver tsb.
c. Authoritative DNS server: pihak yang memberikan respons setelah recursive melakukan pencarian.

Cara Kerja DNS

a. DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
b. DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.
c. DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS yang ditentukan oleh pengguna.
d. Server DNS ditugaskanuntuk mencari nama domain pada cache-nya
e. Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki server.
f. Apabila masih ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lainyang masih terkait dengan server yang dimaksud.

2. Kelebihan dan Kekurangan DNS

Kelebihan:
a. Halaman sebuah situs menjadi lebih mudah untuk diingat.
b. Konfigurasi DNS sangat mudah bagi para admin.
c. Menggunakan DNS, tidak akan terjadi perubahan alamat host name , walaupun alamat ip subuah komputer telah berubah.

kekurangan:
a. Adanya keterbatasan bagi para pengguna untuk mencari nama domain untuk halaman situsnya.
b. Tidak dapat dikatakan mudah untuk diimplementasikan.


C. Instalasi DNS Server

1. Mengatur ip address linux /debian
a. Buka file interface yang ada pada direktori  /etc/network/. Ketikkan perintah berikut: #nano 
/etc/network/interfaces
b. Tambah atau ganti konfigurasi yang ada dibawah tulisan "# The primary network interface"
pada file tersebut. Ip address dapat diganti sesuai keinginan.
c. Setelah selesai, simpa konfigurasi dengan meneka kombinasi CTRL+O. Kemudia tekan CTRL +X untuk keluar dari editor nano.
d . Ketikkan perintah berikut untuk merestart service networking: # /etc/init.d/networking restart
e. Kemudian anda dapat mengecek konfigurasi network interfacesdengan perintah #ifconfig
f. Kemudian akan muncul settingan ip address yang ada pada komputer tersebut, periksa apakah sesuai denga yang anda konfigurasi.

2. Instalasi bind9 
a. Paket bind9 terletak dalam DVD binary-1. Masukkan DVD binary-1 dan ketikkan perintah: apt-cdrom add
b. Lalu ketikkan perintah : apt-get update
c. Kemudian ketikkan perintah berikut untuk menginstall bind9: #apt-get install bind9
d. Kemudian tekan enter dan tunggu proses instalasi hingga selesai.

D. Konfigurasi DNS Server
1. Membuat Zone Domain
a. Ketikkan perintah berikut untuk membuka file konfigurasi zone domain: #nano /etc/bind/named.conf.default-zones
b. Setelah itu cari script konfigurasi seperti berikut:

#......
zone "local host" {
              type master;
              file "db.local"
};
zone "127.in-addr.arpa" {
                type master;
                file "db.127";
};
..........
c. Kemudian uah script tersebeut menjadi:
 #......
zone "sudoway.xyz" {
              type master;
              file "db.local"
};
zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
                type master;
                file "db.127";
};
..........
d. Duplikat kedua file forward dan reserve default dengan perintah berikut:
#cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.alamat
#cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.ip

2. Konfigurasi file Forward

a. Ketikkan perintah berikut untuk membuka file forward: #nano /etcc/bind/db.alamat
b.edit isi file menjadi spt berikut:



3. konfigurasi File Reserve

a. Ketikkan perintah untuk membuka file: #nano /etc/bind/db.ip
b. Edit file spt ini:



4. Menambahkan DNS dan Nameserver di resolve.conf

a. Ketikkan perintah berikut untuk membuka file resolv.conf: nano /etc/resolv.conf
b. Hapus isi file tersebut da ganti dengan DNS dan Name server yang kamu gunakan seperti ini:
domain sudoway.xyz
search sudoway.xyz
nameserver 192.168.1.1
c. Simpan konfigurasi.

E. Pengujian dan Pembuktian DNS

1. Ketikkan perintah berikut untuk merestart service networking dan bind9:
# /etc/init.d/networking restart
# /etc/init.d/bind9 restart
2. Kemudian test dengan mengetikkan perintah:
# nslookup sudoway.xyz
# nslookup 192.168.1.1
3. Kemudian akan keluar tulisan spt ini:




4. Pengujian selesai.

TERIMAKASIH.

Komentar

Postingan Populer